Perbudakan di Sumba Timur, kekerasan yang dibalut budaya
Peringatan: Video ini memuat rincian kekerasan seksual. Identitas korban tidak kami ungkap demi alasan keamanan.
Sumba menyimpan budaya yang tak biasa: Perbudakan.
Orang-orang dari kasta sosial paling rendah yang disebut ata atau hamba harus mengabdikan seluruh hidupnya beserta keturunannya untuk melayani maramba atau para bangsawan.
Mereka tinggal bersama dengan tuannya dan mengurusi pekerjaan domestik, bekerja di ladang, serta memelihara ternak.
BBC News Indonesia menemui dua perempuan korban perbudakan yang mengalami kekerasan fisik hingga seksual selama belasan tahun.
Salah satunya adalah Marta (bukan nama sebenarnya). Dia berkata selama belasan tahun dia percaya bahwa takdirnya adalah seorang budak.
"Sejak kecil saya percaya kalau saya itu hamba," kata Marta polos.
Selain itu, dia juga bekerja tanpa diupah dan mengalami penyiksaan.
Video produksi: Andra Anhar dan Qunawati Pasaribu






