BBCIndonesia.com
  • Bantuan
Diperbaharui pada: 14 Desember, 2005 - Published 10:51 GMT
Email kepada temanVersi cetak
Ahmadinejad: Holocaust itu mitos
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad
Presiden Ahmadinejad kembali mengkritik Israel.
Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan pembantaian masyarakat Yahudi oleh pemerintah Nazi Jerman hanyalah mitos.

"Dewasa ini mereka menciptakan mitos pembantaian orang Yahudi yang mereka anggap sebagai prinsip yang lebih penting daripada Tuhan, agama dan para nabi," kata Presiden Ahmadinejad.

Dalam siaran televisi langsung, Presiden Ahmadinejad menghimbau agar negara Yahudi dibentuk di Eropa atau di Amerika Utara, tetapi bukan di Timur Tengah.

Israel langsung membalas komentar Presiden Ahmadinejad ini.

"Kami harap komentar-komentar ekstrim ini membuat masyarakat internasional terbuka matanya dan tidak salah sangka akan rezim ini," kata juru bicara kementrian luar negeri Israel, Mark Regev, kepada kantor berita AFP.

Pernyataan Ahmadinejad yang terbaru ini serupa dengan komentarnya minggu lalu ketika ia mengatakan "kalau negara-negara Eropa mengaku membunuh orang-orang Yahudi pada Perang Dunia II", Jerman atau Austria seharusnya menyediakan wilayah untuk mendirikan Israel.

Pada bulan Oktober, Presiden Ahmadinejad membuat heboh dengan pernyataannya agar "Israel dihapus dari peta dunia".

Salah Eropa

Dalam pidato di kota Zahedan di Iran tenggara, Presiden Ahmadinejad menepis kritik atas ucapan dia sebelumnya, yang menurut dia disampaikan oleh pendukung-pendukung Israel.

"Kalau ada orang yang membantah keberadaan Tuhan, para nabinya, dan agamanya, orang itu tidak akan diganggu. Tetapi kalau ada orang yang membantah mitos pembantaian orang Yahudi, semua corong Zionis dan pemerintah-pemerintah yang tunduk kepada kaum Zionis, meneriaki orang yang mengucapkan komentar itu," kata Presiden Ahmadinejad.

Dia kemudian kembali ke tema sebelumnya bahwa Eropa yang seharusnya menanggung beban pembentukan negara Yahudi.

"Kalau Eropa yang melakukan kejahatan besar itu, mengapa bangsa Palestina yang tertindas harus menanggung akibatnya? Usul kami begini: berikan sebagian tanah anda di Eropa, Amerika Serikat, Kanada atau Alaska agar kaum Yahudi bisa mendirikan negara mereka," kata Presiden Ahmadinejad.

Sejak ia terpilih pada bulan Juni 2005, Ahmadinejad mengambil sikap yang lebih keras terhadap Israel dari presiden-presiden Iran sebelumnya.

Uni Eropa kembali mengkritik sikap Presiden Ahmadinejad dengan mengatakan komentar itu tidak punya tempat dalam debat politik yang beradab.

Berita utama saat ini
Email kepada temanVersi cetak
Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
BBC Copyright Logo^^ Kembali ke atas
Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
Bantuan | Privacy